0 %

Fri, 23 Aug 2019
Tokoh Sukses di Kalangan Milenial

Tiap orang memiliki kadar dan ukuran sukses yang berbeda-beda. Namun, pada dasarnya, sukses adalah mencapai sesuatu yang lebih daripada sebelumnya. Insting alam manusia yang tidak pernah puas juga berperan dalam pembentukan kadar dan ukuran sukses tersebut.

Sukses menurut orang pada umumnya, memang relatif sulit diraih karena membutuhkan usaha, kerja keras, dan sikap pantang menyerah. Siapa saja di dunia ini pasti ingin menjadi orang yang sukses di bidangnya karena kehidupan yang sukses biasanya akan dibarengi dengan kesuksesan finansial.

Berikut adalah tokoh di Indonesia yang sukses pada bidangnya sampai pada saat ini, yang dapat menjadi inspirasi:

  1. Rich Brian

Brian Imanuel, yang lebih dikenal secara profesional sebagai Rich Brian dan sebelumnya bernama Rich Chigga, adalah seorang rapper, penyanyi, penulis lagu dan produser yang berasal dari Indonesia. Ia dikenal karena single debut viral-nya "Dat $tick", yang pertama kali dirilis pada Maret 2016 di SoundCloud. Single ini kemudian disertifikasi emas oleh RIAA. Album studio debutnya, Amen, dirilis pada Februari 2018, dan memuncak pada nomor 18 di US Billboard 200. Album studio kedua Brian, The Sailor, dirilis pada 26 Juli 2019.

Walaupun bukan berasal dari negara yang terkenal oleh musik hip-hop, pria kelahiran 3 September 1999 ini tidak berhenti berusaha dan tetap membuat musik yang akhirnya membuat Indonesia dikenal lewat dirinya.

  1. Nadiem Makarim

Nadiem Makarim adalah pengusaha Indonesia. Ia mendirikan Go-Jek pada 2010, sebuah perusahaan jaringan transportasi dan perusahaan startup logistik yang menjadi perusahaan decacorn pertama di Indonesia.

Makarim memulai karirnya di McKinsey & Company sebagai konsultan manajemen di Jakarta. Dia meninggalkan McKinsey untuk membantu membuat (co-found) Zalora, sebuah toko fashion online, yang kemudian ditinggalkan lagi untuk menjadi Chief Innovation Officer di Kartuku, penyedia layanan pembayaran.

Selama karirnya, Makarim sering menggunakan ojek. Dia melihat ini sebagai peluang bisnis dan mengembangkannya ke Go-Jek, yang didirikannya pada 2010. Go-Jek diterima dengan baik, dan akhirnya menerima dana US $ 1,3 miliar dari investor, dalam putaran 2018 yang dipimpin oleh Google Alphabet Inc, JD.com Inc dan Tencent Holdings. Dengan demikian ia menjadi Unicorn Indonesia pertama. Pada 2019, perusahaan itu bernilai hingga US $ 10 miliar dan "decacorn" kedua di Asia Tenggara setelah saingannya Grab.

  1. William Tanuwidjaya

William Tanuwijaya adalah pengusaha Indonesia. Dia adalah salah satu pendiri Tokopedia, sebuah platform e-Commerce online. Tanuwijaya mewakili Indonesia sebagai Young Global Leader, di World Economic Forum.

Tidak lahir sebagai orang kaya, William Tanuwidjaya lahir dan datang dari  Pematang Siantar, Sumatera Utara. Dia lulus dari sekolah menengah di sana, Keluarganya adalah berpenghasilan menengah yang mendukung pendidikannya. William kuliah di Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta. Untuk membayar kuliah, William bekerja paruh waktu di sebuah warnet (warung internet) dua belas jam sehari sampai dia lulus pada tahun 2003. Dia kemudian bekerja sebagai software developer di beberapa perusahaan, sempat juga menjadi game developer, lalu pada tahun 2006 Tanuwijaya bekerja sebagai Manajer Pengembangan Bisnis dan TI di Indocom Mediatama.

Pada 2007, William mulai membangun Tokopedia dan meminta temannya Leontinus Alpha Edison untuk bergabung dengannya sebagai co-founder. Ia ingin membuat sebuah startup e-commerce yang menghubungkan pembeli dan penjual Indonesia secara gratis. Pada saat yang sama ayahnya didiagnosis menderita kanker. William menghidupi keluarganya sejak saat itu.

William adalah salah satu pendiri Indonesian eCommerce Association (IdEA) dan melayani sebagai anggota dewan pengawas.