0 %

Mon, 4 Dec 2017
Waspada! 5 Gangguan Pernapasan Ini Bisa Melanda saat Liburan Akhir Tahun

4. Faringitis
Radang tenggorokan ini biasanya disebabkan oleh virus, polusi udara, alergi,dan diperparah oleh daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya gangguan pernafasan ini ditandai oleh rasa nggak nyaman pada tenggorokan, sakit saat berbicara atau menelan, demam, pilek dan sulit bernafas.


Untungnya, kebanyakan radang tenggorokan bisa sembuh sendiri dengan meminum air hangat yang dicampur jeruk lemon dan madu atau berkumur dengan air garam hangat. Sebisa mungkin jaga jarak dengan kondisi lingkungan yang tinggi polusi asap rokok maupun kendaraan bermotor, dan cuci tangan secara teratur untuk meminimalkan risiko terkena radang tenggorokan.


5. Hipoksia
Ini merupakan kondisi di mana jaringan tubuh mengalami kekurangan oksigen yang umum terjadi pada siapa saja. Gejala hipoksia yang umum meliputi sesak nafas, nafas cepat, batuk, mengi, perubahan warna kulit dari biru ke merah ceri, gelisah, dan berkeringat.


Ada banyak hal yang dapat menyebabkan hipoksia, mulai dari penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK), emfisema, bronkitis, cairan di paru-paru, anemia, serangan asma parah, dan keracunan sianida. Selain mendapatkan perawatan di rumah sakit, kurangi risikonya dengan menghindari asap rokok, berolahraga untuk meningkatkan daya tahan, dan menjauhi pemicu asma.


Jangan sampai gangguan pernafasan merusak liburan akhir tahun, dengan mewaspadai penyebab dan mencari cara penanganan yang tepat.